Surga pecinta gadget
Thursday September 9th 2010

Insider

Archives

Gosip: Nokia bakal merangkul Android

logo_android

Sebenarnya ini bukan gosip, karena di bulan September mendatang di acara Nokia World, Nokia akan memperkenalkan produk terbarunya yang berbasis Android. Jadi Nokia akan mengikuti jejak HTC dan Samsung yang telah dulu merilis handset dengan sistem operasi dari Google tersebut.

Penyebabnya? Pertama, penurunan market share Nokia di pasar smartphone dari 47% di tahun 2007 menjadi 35% di akhir 2008 dipastikan menjadi alasan utama. Walaupun begitu, untuk seluruh pasar ponsel dunia, kira-kira 4 dari 10 ponsel yang beredar menyandang logo Nokia. Kedua, baru-baru ini Nokia menjalin kerjasama dengan Intel untuk mengembangkan perangkat komputer bergerak (Internet Mobile Device) dengan konektifitas broadband. Dari kerjasama ini, Intel juga mendapatkan lisensi 3G IP untuk memasukkan koneksi 3G ke produknya. Yang menarik, dari kerjasama ini, keduanya  berkomentar bahwa ada kemungkinan mereka akan mengeluarkan suatu produk jenis baru yang sebelumnya belum pernah ada. Memang belum jelas, tapi setidaknya ini menandakan bahwa Nokia (dan Intel) membuka semua kemungkinan.

Dan menurut saya sendiri alias alasan ketiga, penurunan pangsa pasar smartphone dan peralihan ke Android terjadi karena berbagai keterbatasan di sistem operasi Symbian dan produk smartphone Nokia. Dari beberapa ponsel canggihnya yang terakhir, amat terlihat tidak ada perbedaan signifikan antara ponsel NSeries dan non NSeries.

Memang performa sedikit beda, ponsel yang lebih mahal terasa lebih kencang, lebih cepat terkoneksi ke Internet, beberapa sudah dilengkapi lensa Carl Zeiss yang aduhai, tapi untuk pengalaman pemakaian tak ada perubahan berarti. Misalnya, Nokia E75 dan 5730 XpressMusic. Bagi yang tak pernah atau butuh push email dari handset, dijamin rasanya sama saja. Tapi perbedaan harganya cukup besar, mencapai Rp 800 ribu, malah 5730XM yang lebih murah sudah dilengkapi lensa Carl Zeiss sehingga hasil foto lebih bagus. Nah lho??

Dari segi pilihan aplikasi yang tersedia, jelas sekali platform Symbian tertinggal, terutama dari iPhone yang mengandalkan iTunes App Store. Saya pribadi telah mencoba dan menggunakan beberapa platform, mulai dari OSX, Palm, BlackBerry, dan Windows Mobile. Dari segi aplikasi, terasa sekali kalau iPhone (atau iPod Touch) amat memanjakan penggunanya. Sedangkan ponsel berbasis Symbian sepertinya “tersangkut” dengan aplikasi berukuran kecil yang terlalu sederhana dan sering sulit diinstall dengan sertifikasi yang sudah kadaluwarsa.

Tentunya masih terlalu dini untuk melihat apakah Nokia akan dapat mengeluarkan ponsel Android yang lebih baik dibanding pesaingnya (smartphone Android dengan lensa Carl Zeiss tampaknya menjanjikan). Namun yang perlu disambut gembira adalah kemauan Nokia untuk membuka diri menjelajah kemungkinan lain, dengan tujuan untuk mempertahankan kepemimpinannya di pasar smartphone. Berhasil atau tidak, kita lihat saja ya..

Sumber

Artikel lain yang menarik untuk dibaca

Leave a Reply