Surga pecinta gadget
Friday July 30th 2010

Insider

Archives

Layanan Data Telkomsel Turun 58,3 Persen

Jakarta,  10 Juli 2008. Telkomsel memberlakukan tarif layanan data yang semakin murah Rp. 5/Kb atau turun 58,3% dari tarif sebelumnya. Tarif hemat ini akan makin terasa kemanfaatannya karena jaringan layanan data Telkomsel menjangkau hingga wilayah terpencil dan transportasi laut.

Manager Corporate Communications Suryo Hadiyanto mengatakan, ”Melengkapi tarif komunikasi yang semakin murah, Telkomsel juga menurunkan tarif data menjadi Rp.5/Kb. Hal ini tentunya menjawab kebutuhan pengguna layanan mobile internet Telkomsel maupun multimedia yang jumlahnya terus bertambah mencapai 5 juta, seiring dengan era gaya hidup full mobility yang menuntut konektivitas kapanpun dan dimanapun mereka berada.”

“Pada dasarnya layanan mobile data wajib didukung oleh jaringan yang luas dengan core network yang senantiasa dipersiapkan mendukung implementasi teknologi terkini. Melalui inovasi teknologi yang berkelanjutan, saat ini Telkomsel merupakan operator selular yang menggelar akses layanan data terlengkap berbasis teknologi GPRS (Global Packet Radio Service), EDGE (Enhanced Data rate GSM Evolution), 3G WCDMA (Wideband Code Division Multiple Access) dan HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access),” ungkap Suryo.

Setiap fase evolusi teknologi layanan data menghadirkan peningkatan kecepatan data yang signifikan, yang mempengaruhi waktu download menjadi lebih pendek atau makin cepat. Bahkan teknologi berbasis HSDPA memberikan kecepatan hingga 3,6 Mbps (Mega bit per second) atau 50 kali lebih cepat dari dial up internet biasa.

Sebelumnya pada awal hadirnya teknologi GSM generasi kedua berbasis CSD kecepatan data hanya berkisar 9.6 kbps hingga 57.6 kbps. Seiring dengan percepatan penggelaran jaringan hingga pelosok Indonesia, evolusi teknologi pun bergulir yakni GPRS dengan kecepatan mencapai 100 kbps,  EDGE hingga 384 kbps, 3G WCDMA mencapai 2 Mbps dan HSDPA 3,6 Mbps.  Dalam hal ini, bila dilihat dari peningkatan kecepatan layanan data, maka sejak mulai hadirnya teknologi GSM (berbasis CSD) di Indonesia tahun 1994 hingga kini (HSDPA) telah meningkatkan 375 kali lipat  dari hanya 9,6 Kbps menjadi 3,6 Mbps.

Teknologi yang semakin cepat tentunya mengurangi keterlambatan (delay) saat pengguna menggunakan aplikasi interaktif seperti mobile office atau akses internet browsing, sekaligus menghadirkan variasi layanan (awalnya hanya berbasis teks dan gambar) kini makin kaya dengan tambahan fasilitas download audio dan video.

Prospek layanan data di Indonesia tercermin dari prediksi di tahun 2010 di mana pelanggan mobile selular akan mencapai lebih dari 120 juta dan jumlah pengguna internet akan mencapai 58,7 juta. Keduanya akan berkonvergensi, di mana kehadiran mobile broadband Telkomsel menjadi solusi para pengguna internet yang mempunyai tingkat mobilitas tinggi dalam melakukan aktivitas kesehariannya.

“Tanggung jawab kami selaku operator seluler bukan hanya peyedia layanan voice, namun juga layanan data atau internet. Hal ini sejalan dengan hasil RUPS Telkomsel beberapa waktu lalu yang akan merambah bisnis multimedia, termasuk didalamnya mobile  broadband. Untuk itu kami terus melakukan berbagai inovasi layanan data dengan biaya yang semakin terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkas Suryo.

======

Tentang Telkomsel  ( www.telkomsel.com)

Saat ini Telkomsel dimiliki oleh pemegang saham PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (“TELKOM” - JSX: TLKM; NYSE: TLK; LSE: TKID) 65% dan Singapore Telecom (“SingTel” – SGX: TELE.SI) 35%.  Sebagai service leader, Telkomsel dipercaya melayani lebih dari 53 juta pelanggan atau lebih dari 50% pengguna selular di Indonesia.

Telkomsel terus berupaya menghadirkan High Performance Network bagi kenyamanan berkomunikasi hingga pelosok. Di awal beroperasinya 26 Mei 1995 hanya memiliki 149 BTS (Base Transceiver Station), kini lebih dari 22.000 BTS atau sekitar 150 kali lipatnya. Bahkan di tahun 2008 ini akan menambah 5.000 BTS baru dengan investasi US$ 1,5 miliar (sekitar Rp. 14 triliun).

Telkomsel merupakan operator selular dengan jaringan terluas menjangkau lebih dari 95 % populasi Indonesia, bahkan kenyamanan komunikasi pelanggan saat berada di luar negeri tetap terjamin karena Telkomsel telah bermitra dengan 288 operator International Roaming di seluruh belahan dunia.

Seiring dengan semakin luasnya penggelaran jaringan Telkomsel, tentunya memberikan kemanfaatan bagi Indonesia, seperti:  meningkatkan kelancaran komunikasi antar penduduk, daya tarik investasi, peluang usaha, layanan nilai tambah bagi masyarakat, serta percepatan pertumbuhan perekonomian dan kemasyarakatan.

Share/Save/Bookmark

Leave a Reply