Surga pecinta gadget
Thursday September 9th 2010

Insider

Archives

Nokia Wireless Loopset: Khusus bagi mereka dengan alat bantu pendengaran


Nokia mengumumkan Wireless Loopset, aksesori terbarunya yang didesain khusus bagi orang-orang yang menggunakan alat bantu pendengaran. Dengan alat bantu dengar model T-coil atau cochlear implant, perangkat ini dapat membantu pengguna alat bantu dengar untuk lebih menikmati audio dan operasi handsfree dari ponsel atau perangkat audio yang ada.

“The Nokia Wireless Loopset provides hearing aid users with a hassle-free and handsfree connection to their mobile phones,” said Peeta Piiparinen, R&D Specialist, Nokia. “Sound is amplified more efficiently, while the distance between the phone and hearing aid means that the possibility of interference is greatly reduced. The loopset filters out background noise, which increases speech discrimination, and offers excellent audio quality in a range of environments such as the car, office, or even in windy conditions outdoors.”

Selain kompatibel dengan handset yang memiliki Bluetooth, Loopset juga memungkinkan panggilan untuk dapat diakses secara wireless melalui alat bantu dengar. Fitur kunci Nokia Wireless Loopset meliputi nada getar, tingkat nada dering untuk mengatur kejernihan suara, dan jangkauan frekuensi serta volume yang optimal. Penggunaan juga mudah, dilengkapi tali leher yang nyaman dan satu tombol untuk menerima telepon.

Yang menarik adalah kisah di balik pengembangan aksesori ini. Desain dan pengembangan loopset diinspirasi dan dikembangkan oleh pegawai Nokia yang mengalami gangguan pendengaran. Sekitar 10 tahun lalu, Nokia sebenarnya telah memiliki loopset pertama, yaitu Nokia LPS-1. Mikko Haho, ilmuwan kunci di balik Nokia Wireless Loopset yang juga mengalami gangguan pendengaran, bercerita, ” Sekitar tahun 1998 atau 1999, kami sedang ada di suatu konferensi untuk mendemonstrasikan Nokia loopset pertama. Seorang wanita datang menghampiri dan tampaknya bingung melihat perangkat itu. Kami langsung memasangkannya ke telinganya. Kemudian, ia langsung menangis sambil berbicara dengan putrinya. Setelah telepon ditutup, ia berkata pada kami bahwa inilah kali pertama dalam tiga tahun ia dapat berkomunikasi lewat telepon dengan putrinya. Respons semacam inilah yang benar-benar memotivasi kami untuk terus fokus agar teknologi mobile dapat digunakan siapa pun.

Source: Nokia Press Release

Leave a Reply